Tingginya angka peningkatan gagal ginjal di Indonesia disertai dengan adanya peningkatan biaya pelayanan kesehatan serta jenis pengobatan yang tersedia menjadi masalah yang mempersulit masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan. Keadaan ini terutama terjadi pada kasus gagal ginjal menahun. Rumah sakit umum pusat fatmawati merupakan salah satu rumah sakit yang menyediakan pelayanan rawat inap dan rawat jalan dan pilihan pengobatan yang lengkap pada pasien gagal ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetaui manakah dari dua jenis pengobatan hemodialisa dan peritoneal dialisa yang paling efektif dan efisien digunkanakan oleh pasien gagal ginjal. Desain penelitian ini menggunakan studi cohort dengan pendekatan prosfektif dan retrospektif. Jumlah sampel yang dipilih sebanyak 25 pasien rawat jalan yang menjalani pengobatan hemodialisa dan 25 pasien yang menjalani pengobatan dengan peritoneal dialisa yang aktif berobat pada periode Juli sampai September di rumah sakit umum pusat fatmawati Jakarta 2019. Hasil penelitian diperoleh data bahwa pengobatan dengan peritoneal dialisa lebih efektif dan efisien dibandingan dengan pengobatan secara hemodialisa di rumah sakit umum pusat fatmawati jakarta 2019.
Copyrights © 2020