Infeksi dapat disebabkan oleh bakteri patogen diantaranya bakteri Staphylococcus aureus. Penggunaan antibakteri dari bahan sintetik dapat mencegah terjadinya infeksi, namun tidak sedikit yang memberikan efek samping seperti iritasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji fisikokimia sabun cair dan mengetahui efektivitas antibakteri dengan menguji daya hambat sabun cuci tangan cair arang aktif batok kelapa terhadap pertumbuhan S. aureus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan variasi konsentrasi arang aktif batok kelapa F1 (1%), F2 (2%), F3 (3%) dan F4 (4%). Sediaan sabun cair arang aktif batok kelapa dianalisis secara fisikokimiawi meliputi uji stabilitas busa, bobot jenis, viskositas, dan pH. Uji daya hambat bakteri dengan metode disc diffusion. Penelitian menunjukkan bahwa formula sabun cuci tangan cair arang aktif batok kelapa memiliki nilai uji fisikokimiawi yang telah memenuhi standar SNI, pH 5,54-5,65; bobot jenis 1,02-1,06; stabilitas busa and 40,5 mm-47,75 mm, and viscosity 876,63 cPs-1662,64 cPs. Pada F2 (2%) memiliki efektivitas paling baik terhadap zona hambat untuk Staphylococcus aureus sebesar 30,85 mm. Sabun cuci tangan cair arang aktif batok kelapa dapat digunakan sebagai sabun antibakteri yang memiliki kemampuan dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus.
Copyrights © 2021