Internet addiction merupakan sebuah masalah baru yang terjadi di masyarakat terutama pada remaja yang seringkali dihubungkan dengan depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara internet addiction dengan depresi pada siswa SMA Negeri 3 Samarinda pengguna Smartphone. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan subjek 169 siswa SMA Negeri 3 Samarinda dengan metode cross-sectional dan data primer dari kuisioner IAT dan CDI 2 melalui teknik simple random sampling. Penelitian ini menunjukan bahwa rata- rata responden berjenis kelamin perempuan usia 15 tahun yang menggunakan internet > 5 tahun dan menggunakan smartphone >6jam/hari, untuk media sosial (Instagram, WhatsApp, dll.) dengan tingkat adiksi internet ringan serta depresi sedang. Hasil uji analisis r – product moment pearson di dapatkan p-value 0.000 (p<0.05) dengan nilai r 0.404. Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan antara internet addiction dengan depresi pada siswa SMA Negeri 3 Samarinda Pengguna Smartphone dengan kekuatan hubungan yang cukup kuat dan arah korelasi yang positif ( jika nilai adiksi internet tinggi maka nilai depresi akan tinggi pula).
Copyrights © 2021