Jurnal Sains dan Kesehatan
Vol. 5 No. 5 (2023): J. Sains Kes.

Uji Aktivitas Ekstrak Daun Belimbing Manis (Averrhoa Carambola L.) terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Kelinci New Zealand: Activity Test of Sweet Starfruit Leaf Extract (Averrhoa Carambola L.) on Wound Healing in New Zealand Rabbits

Nafisatul Laili (Program Studi Farmasi, Universitas An Nuur, Jawa Tengah, Indonesia)
Supriyanto Supriyanto (Program Studi Farmasi, Universitas An Nuur, Jawa Tengah, Indonesia)
Maulita Saraswati (Program Studi Farmasi, Universitas An Nuur, Jawa Tengah, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2023

Abstract

Sweet starfruit leaf extract (Averrhoa carambola L.) contains alkaloids and flavonoids which can be useful as anti-bacterials, saponins and tannins which can stimulate collagen formation, namely in the healing process of cut wounds. The aim of this research was to determine the effect of sweet starfruit leaf extract on healing cut wounds. Sweet starfruit leaves were extracted using 70% ethanol solvent and using the maceration method. Making variations of star fruit leaf extract was applied to 3 test animals. Each rabbit was given 5 treatments, namely manais starfruit leaf extract 25%, 50%, 75%, negative control, positive control. All rabbits were injured 2 cm long and 0.2 cm deep. Data was tested statistically using ANOVA (Analysis of Variance). The research results showed that all variations in extract concentration experienced narrowing of the wound, forming scabs and closing the wound. The statistical test results had a significant effect on wound healing in New Zealand rabbits, namely (p<0.05). These results show that making variations of star fruit leaf extract of 25%, 50% and 75% can heal cuts in New Zealand rabbits. Keywords:          Sweet Carambola Leaf Extract, New Zealand Rabbit, Cuts   Abstrak Ekstrak  daun belimbing manis (Averrhoa carambola L.) memiliki kandungan alkaloid dan flavanoid yang dapat berguna sebagai anti bakteri, saponin dan tanin yang dapat memacu pembentukan kolagen yaitu dalam proses penyembuhan luka sayat. Tujuan dari penelitian ini  untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun belimbing manis terhadap penyembuhan luka sayat. Daun belimbing manis di ekstrak menggunakan pelarut etanol 70% dan menggunakan metode  maserasi. Pembuatan variasi ekstrak daun belimbing manis di oleskan pada hewan uji sebanyak 3 ekor. Masing-masing kelinci di beri 5 perlakuan, yaitu ekstrak daun belimbing manais 25%,50 %, 75 %, kontrol negatif, kontrol positif. Semua kelinci dilukai sepanjang 2 cm dengan kedalaman 0,2 cm. Data diuji secara statistik menggunakan ANOVA (Analisys Of Varian). Hasil penelitian menunjukan semua varisi konsentrasi ekstrak mengalami penyempitan luka, membentuk keropeng dan menutup luka. Hasil uji statistik memberikan efek signifikan terhadap penyembuhan luka pada kelinci new zealand, yaitu (p<0,05). Hasil ini menunjukan pembuatan variasi ekstrak daun belimbing manis 25%, 50% dan 75% dapat menyembuhkan luka sayat pada kelinci new zealand. Kata Kunci:         Ekstrak Daun Belimbing Manis, Kelinci New Zealand, Luka Sayat

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jsk

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Sains dan Kesehatan menerima naskah karya asli (Artikel Penelitian, Artikel Review, dan Studi Kasus), baik eksperimental maupun teoretis, dalam bidang-bidang berikut: Sains dan Kesehatan (Kedokteran, Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Kebidanan, Gizi, dan lain-lain). Tujuan ...