Laporan keuangan merupakan informasi penting sebagai bentuk pertanggungjawaban manajemen ke investor. Laporan keuangan bersifat historis dimana meskipun informasi yang ada dapat digunakan sebagai prediksi masa depan, namun manajemen sebagai pihak internal perusahaan yang lebih paham kondisi perusahaan akan lebih baik apabila juga mengungkapkan informasi forward-looking dalam rangka memenuhi kebutuhan investor untuk pengambilan keputusan dengan mempertimbangkan prospek perusahaan di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan membuktikan secara empiris pengaruh mekanisme tata kelola perusahaan meliputi komisaris independen, kepemilikan manajerial, dan komite audit terhadap pengungkapan informasi forward-looking. Disain penelitian kuantitatif, menggunakan data laporan tahunan. Obyek penelitian digunakan perusahaan manufaktur di BEI. Teknis analisis data berupa analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan mekanisme tata kelola perusahaan yang diwakili komisaris independen tidak memiliki pengaruh terhadap pengungkapan informasi forward-looking. Mekanisme tata kelola perusahaan diwakili kepemilikan manajerial dan komite audit berpengaruh positif terhadap pengungkapan informasi forward-looking, hal ini menunjukkan semakin besar kepemilikan saham oleh manajerial dan semakin rutin rapat komite audit mampu meningkatkan pengungkapan informasi forward-looking. Dari hasil penelitian, komisaris independen diharapkan dapat lebih memaksimalkan perannya sebagai pengawas dan mendorong manajemen mengungkapkan informasi selengkap mungkin, termasuk informasi forward-looking.
Copyrights © 2023