Daun talok (Muntingia calabura L.) dengan kandungan flavonoid memiliki aktivitas antioksidan sehingga berpotensi dikembangkan sebagai pengobatan alternatif dan agen imunostimulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas imunomodulator ekstrak etanol 70% daun talok (EEDT) terhadap respon imun non spesifik. Penelitian eksperimental denganĀ rancangan acak lengkap (RAL) dengan variabel bebas peringkat dosis EEDT 50, 100 dan 200 mg/kgBB selama 7 hari secara peroral. Uji respon imun non spesifik ini menggunakan metode bersihan karbon dan indeks organ limfoid yang dilakukan pada mencit. Data dianalisis menggunakan uji parametrik one way ANOVA untuk indeks fagositik dan indeks organ limfoid. Hasil uji bersihan karbon menunjukkan bahwa EEDT dosis 50 mg/kgBB tidak berefek imunostimulan dengan indeks fagositik 1,165; dosis 100 mg/kgBB bersifat imunostimulan sedang dengan indeks fagositik 1,311; sedangkan EEDT dosis 200 mg/kgBB bersifat imunostimulan kuat dengan indeks fagositik 2,839. Peningkatan bobot limpa pada hasil uji indeks organ limfoid menunjukkan adanya efek ekstrak etanol 70% daun talok terhadap aktivitas imunostimulan. Hasil skrining fitokimia EEDT terbukti mengandung senyawa golongan alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan steroid. Berdasarkan hasil yang didapat maka disimpulkan bahwa pemberian EEDT 100 dan 200 mg/kgBB selama 7 hari menunjukkan aktivitas imunostimulan.
Copyrights © 2024