Skabies telah menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei. Pengobatan skabies dapat menggunakan skabisida topikal dari tanaman kemangi (Ocimum sanctum L.) disertai dengan pola hidup bersih dan sehat pada penderita dan lingkungannya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang bertujuan untuk memformulasikan sediaan krim minyak dalam air (m/a) dengan berbagai konsentrasi zat aktif minyak atsiri daun kemangi, dan untuk mengetahui pengaruh kadar minyak atsiri daun kemangi terhadap sifat fisik sediaan krim dan aktivitas skabisidanya. Formula konsentrasi minyak atsiri daun kemangi divariasikan menjadi Formula I (5%), Formula II (10%), dan Formula III (20%). Pembuatan krim menggunakan dasar pembentukan sabun anionik trietanolamin stearate dari gabungan reaksi antara asam stearat dan trietanolamin. Hasil uji aktivitas skabisida dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan signifikan Formula I, II, dan III (P = 0,002 < 0,05) dimana dengan pertambahan konsentrasi minyak atsiri daun kemangi meningkatkan uji efektivitasnya membunuh tungau Sarcoptes scabiei. Formula III (32,6 menit) memiliki potensi sebagai skabisida yang lebih baik dibandingkan Formula I (39,17 menit) dan Formula II (36,98 menit) dengan pembanding kontrol permetrin (29 menit).
Copyrights © 2024