AbstrakIndonesia merupakan negara maritim atau kepulauan terbesar didunia. Sejak zaman bahari, pelayaran dan perdagangan antar pulau sudah berkembang dengan menggunakan berbagai macam jenis perahu dan kapal tradisional. Pelabuhan Sunda Kelapa adalah salah satu peninggalan sejarah yang berkaitan dengan kemaritiman. Saat itu merupakan pintu masuk perdagangan di Pulau Jawa yang dikenal sebagai pelabuhan lada yang sibuk. Kapal-kapal asing sudah berlabuh di pelabuhan ini membawa barang-barang. Kini Pelabuhan Sunda Kelapa berfungsi sebagai pelabuhan pelayaran rakyat dan kawasan wisata. Pelabuhan sebagai kawasan wisata ini memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan dalam hal kegiatan bongkar muat barang secara tradisional dan penggunaan Kapal Phinisi. Namun pelabuhan sebagai kawasan wisata ini belum dikembangkan dengan baik terlihat dari kondisi eksisting kawasan wisata yang belum bisa melayani para wisatawan dalam menunjang kegiatan wisata dan pemanfaatan peninggalan sejarah lainnya. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu studi yang bertujuan untuk membantu pengembangan potensi wisata yang dimiliki oleh Kawasan Wisata Pelabuhan Sunda Kelapa. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode deskriptif kualitatif dan analisis frekuensi dengan penggalian informasi yang dilakukan dari studi literatur, wawancara, penyebaran kuesioner dan observasi lapangan. Metode ini digunakan untuk mengetahui kondisi terakhir kawasan studi dan menganalisis faktor-faktor yang menjadi penghambat perkembangan kawasan wisata yang dilanjutkan dengan pembentukan konsep dalam bentuk site plan pengembangan Kawasan Wisata Pelabuhan Sunda Kelapa sebagai pusat museum maritim Indonesia. Kata Kunci : Museum Maritim, Pelabuhan, kawasan wisata, pengembangan kawasan.
Copyrights © 2015