Kebutuhan akan Ruang Terbuka Hijau merupakan kebutuhan yang harus terpenuhi karena Ruang Terbuka Hijau merupakan salah satu komponen penting perkotaan. Pemenuhan kebutuhan tidak hanya berdasar pada penyediaan sebuah tempat yang banyak ditumbuhi pepohonan saja, tetapi juga perlu diadakan pengelolaan yang baik didalamnya sehingga bersifat mulifungsi agar dampak positif yang dihasilkan ruang terbuka tersebut akan maksimal sesuai dengan fungsi-fungsinya. Kawasan Agrowisata Kotabumi yang merupakan salah satu Ruang Terbuka Hijau di Kota Cilegon masih belum memberikan dampak positif yang maksimal karena masih belum optimalnya pengelolaan yang dilakukan. Dengan menggunakan metode analisa deskriptif kuantitatif, penelitian ini bertujuan untuk menyusun konsep pengembangan Kawasan Agrowisata Kotabumi. Bila dilihat dari hasil penelitian yang dilakukan, permasalahan yang terdapat di Kawasan Agrowisata Cilegon adalah masih belum optimalnya pengelolaan yang mecakup produksi bibit dan kegiatan-kegiatan didalam kawasan tersebut serta ketersedian berbagai fasilitas penunjangnya. Apabila merujuk pada permasalahan yang ada, hal tersebut dapat diatasi dengan pengembangan kegiatan agrowisata yang berbasis edukasi untuk meningkatkan produksi bibit-bibit tanaman yang didukung dengan kegiatan dan berbagai fasilitas penunjangnya. Kegiatan edukasi tersebut nantinya akan menjadi kegiatan inti di Kawasan Agrowisata Kotabumi dan diharapkan kawasan ini akan dapat memberikan dampak positif dari segi penghijauan, edukasi, sosial dan ekonomi kepada daerah sekitarnya.Kata kunci: Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau, Agrowisata, Kegiatan Edukasi
Copyrights © 2014