Pasar merupakan salah satu fasilitas ekonomi yang diperlukan sebagai tempat jual beli untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat kota. Sementara terminal merupakan fasilitas yang menampung kendaraan yang ditujukan bagi kenyamanan dan kemudahan pergerakan penumpang angkutan umum. Pada kenyataannya fungsi pasar dan terminal menjadi bercampur sehingga pasar lembang yang seyogyanya merupakan fasilitas perdagangan yang sebenarnya menjadi kalah bersaing dengan pasar dadakan yang muncul di terminal sehingga pada akhirnya pasar dan terminal menjadi tidak berfungsi sebagaimana baiknya dan sangat tidak optimal. maka studi ini akan mengulas topik mengenai identifikasi faktor-faktor yang dimiliki pedagang dan pembeli untuk menentukan lokasi bertransaksi, studi kasus pasar dan terminal Ciledug Kota Tangerang Provinsi Banten. Dalam hal ini adalah tidak digunakannya lahan dan fasilitas pasar tradisional oleh pedagang sehingga pasar menjadi tidak berfungsi (idle). Dan juga berubah fungsinya terminal (miss function). Oleh karena itu agar permasalahan ini dapat diatasi maka perlu menjaring pedagang dengan variasi komoditi yang berbeda, agar komoditi pasar bertambah lengkap dan variatif. Dengan begitu akan menarik minat pembeli untuk berbelanja ke pasar Lembang. Penambahan fasilitas pasar seperti listrik atau penerangan yang masih gelap di bagian dalam pasar. Juga perlu menyedikan saluran telepon di pasar Lembang untuk kemudahan pedagang dalam pemantauan harga dan pendistribusian baik yang masuk ke pasar Lembang maupun yang keluar dari pasar Lembang. Kemudian jika nantinya kebijakan mengenai pasar dan terminal sudah diberlakukan, perlu diadakan pengawasan dan dibuat law enforcement terhadap pihak atau oknum yang membantu pedagang kaki lima melakukan transaksi jual beli diluar lokasi yang sudah ditentukan. Begitupun dengan supir kendaraan umum yang tidak mengikuti peraturan.Kata kunci: pasar, terminal, pedagang
Copyrights © 2011