Jurnal Ilmu Lingkungan
Vol 22, No 6 (2024): November 2024

Kandungan Logam Berat pada Tanaman Kentang Dampak Iplementasi Sistem LEISA

I Gusti Ayu Lani Triani (Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Bali-Indonesia)
Yohanes Setiyo (Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Bali-Indonesia)
Victor Manuntun Manurung (Program Studi Kimia, Fakultas MIPA Universitas Udayana, Bali-Indonesia)
Ketut Budi Susrusa (Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana, Bali-Indonesia)
I Putu Surya Wirawan (Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Bali-Indonesia)
I Nyoman Rai (Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana, Bali, Indonesia)
I Made Sugitha (Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Bali-Indonesia)



Article Info

Publish Date
11 Nov 2024

Abstract

Petani kentang di Bali sudah menerapkan sistem Low External Input on Sustainable Agriculture (LEISA) mempergunakan pupuk dasar kompos dan pupuk susulan biourine, namun mereka tetap menggunakan insektisida dan fungisida untuk pengendalian hama dan penyakit tanaman. Penelitian mengkaji dampak budidaya sistem LEISA dan NONLEISA terhadap kandungan logam Fe, Pb, Cd, Cr di umbi kentang, serta menilai kandungan logam tersebut berdasarkan Standar Nasional Indonesia 2009. Penelitian menggunakan perlakuan: (1) pemupukan dasar menggunakan kompos dan pemupukan susulan menggunakan biourine (LEISAKU), (2) pemupukan dasar menggunakan kompos dan pemupukan susulan menggunakan NPK (LEISANPK), (3) pemupukan dasar menggunakan NPK dan pemupukan susulan menggunakan biourie (NPKLEISA), dan (4) pemupukan dasar menggunakan NPK dan pemupukan susulan menggunakan NPK (NONLEISA). Parameter diamati adalah populasi mikroba dan kandungan logam Fe, Pb, Cd, Cr. Populasi mikroba untuk sistem LEISA dan NONLEISA masing-masing 5,2-6,5 log cfu, dan 3,2-5,3 log cfu. Kandungan logam Fe, Pb, Cd, Cr pada umbi kentang untuk sistem LEISA berturut-turut 3,6- 5,4 ppm, 0,031- 0,05 ppm, 0,03-0,04 ppm, dan 0,04-0,05 ppm, sedangkan untuk sistem NONLEISA berturut-turut 12,0-13,2 ppm, 0,07- 0,09 ppm, 0,04-0,05 ppm, dan 0,03-0,04 ppm. Kandungan logam Fe, Pb, Cd, Cr sistem LEISA di bawah SNI, namun untuk sistem NONLEISA tidak memenuhi standar SNI.

Copyrights © 2024