Pajak merupakan kewajiban yang harus dibayar oleh subjek pajak kepada pemerintah. Perusahaan, sebagai salah satu subjek pajak terbesar, memiliki kontribusi signifikan terhadap pendapatan pajak negara. Bagi perusahaan, pajak adalah beban yang dapat mempengaruhi keuntungan mereka, sedangkan bagi negara, pajak merupakan sumber pendapatan untuk mendanai pengeluaran pemerintah. Karena perbedaan kepentingan ini, perusahaan seringkali mengelola beban pajak mereka, baik secara legal maupun ilegal. Salah satu strategi legal yang diterapkan adalah penghindaran pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana indikator dalam laporan keuangan, seperti Profitabilitas, Leverage, dan Green Accounting, memengaruhi praktik penghindaran pajak. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling dan pengujian hipotesis dengan regresi berganda. Sampel dalam penelitian ini adalah 25 perusahaan yang terdaftar dalam indeks Pefindo25, sebuah indeks pasar saham yang mencakup perusahaan kecil hingga menengah dengan kinerja terbaik di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Leverage memiliki pengaruh parsial terhadap penghindaran pajak, sementara Profitabilitas dan Green Accounting tidak memiliki pengaruh parsial terhadap praktik tersebut. Namun, secara keseluruhan, Profitabilitas, Leverage, dan Green Accounting bersama-sama mempengaruhi penghindaran pajak.
Copyrights © 2024