Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja dan strategi pengembangan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa aktivitas dan kinerja PPP Kota Agung dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, dengan organisasi menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi kinerja pelabuhan. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa faktor organisasi (X2) memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja PPP (Y). Analisis menggunakan metode USG dan SWOT mengidentifikasi beberapa permasalahan utama yang dihadapi oleh PPP Kota Agung, di antaranya: (1) pentingnya pemanfaatan fasilitas penunjang untuk meningkatkan pelayanan dan hasil tangkapan ikan, (2) perlunya dana perbaikan dan revitalisasi untuk memaksimalkan penggunaan lahan yang ada, dan (3) peningkatan keterampilan nelayan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekitar PPP. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pengelolaan PPP Kota Agung dilakukan secara lebih terstruktur dengan memperhatikan aspek organisasi, pemanfaatan fasilitas, dan pelatihan untuk meningkatkan kinerja dan daya saing pelabuhan perikanan tersebut.
Copyrights © 2024