Penelitian ini menganalisis dampak konsumsi energi dan penerimaan pajak terhadap pertumbuhan ekonomi di sembilan negara ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura, Vietnam, Kamboja, Laos, dan Myanmar. Dengan menggunakan data time series 2010-2021, analisis dilakukan menggunakan IBM SPSS versi 27 sebagai alat untuk penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi hubungan antara variabel-variabel tersebut terhadap kemajuan ekonomi di kawasan yang berkembang. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa konsumsi energi memiliki dampak positif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, dengan berkontribusi pada peningkatan aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Selain itu, penerimaan pajak dari sektor energi terbukti penting dalam mendanai infrastruktur yang meningkatkan efisiensi energi serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa penerimaan pajak berfungsi sebagai mediator antara konsumsi energi dan pertumbuhan ekonomi. Temuan ini menekankan pentingnya kebijakan perpajakan yang cermat dan pengelolaan sumber daya energi untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di ASEAN, memberikan wawasan berharga bagi pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan di kawasan ini.
Copyrights © 2024