Perluasan kegiatan industri saat ini dapat berdampak positif terhadap kesempatan kerja, penyerapan tenaga kerja, dan pendapatan daerah. Namun, ada kekurangan seperti limbah industri yang jika tidak dikelola dengan baik dapat merugikan masyarakat. Metode alternatif pengolahan limbah melibatkan tanaman air. Tumbuhan fitoremediator atau yang dapat mengolah limbah secara biologis antara lain Kiambang (Salvinia molesta) dan kayu apu (Pistia stratiotes). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi logam berat Cuprum (Cu) yang dapat diserap oleh Kiambang (Salvinia molesta) dan kayu apu (Pistia stratiotes) pada konsentrasi 1 mg/l logam dalam media air selama 8 hari penanaman. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap Faktorial. Variasi perlakuan yang digunakan yaitu Kiambang dan Kayu Apu sebagai faktor A dan durasi tanam sebagai faktor B. Data dianalisis menggunakan analysis of variance (ANOVA). Menurut hasil penelitian konsentrasi logam berat Cuprum (Cu) dalam air hingga 8 hari setelah tanam menurun menjadi 95,3 % pada perlakuan yang diberikan Kiambang dan 78,7 % pada perlakuan yang diberikan pada Kayu Apu. Parameter kualitas air seperti suhu, pH, dan kadar oksigen terlarut dalam air berada dalam kisaran yang baik untuk mendukung kehidupan tanaman selama masa pemeliharaan hingga 8 hari sebelum tanam.
Copyrights © 2023