Pendapatan nasional ditinjau secara konvensional maupun perspektif ekonomi Islam menjadi telaah menarik untuk menganalisis dan mengkritisi GDP/GNP rill sebagai indikator kesejahteraan negara. Metode penulisan ini bersifat kajian pustaka, atau content analysis dalam rangka mengetengahkan berbagai informasi konseptual dari sejumlah artikel ilmiah sebelumnya. Berdasarkan perspektif ekonomi Islam bahwa GDP/GNP riil tidak cukup ampuh sebagai parameter pendapatan nasional. Atas dasar itu demi kesejahteraan warga negara perlu penggunaan parameter falah sebagaimana zakat, ushr (pajak ekspor/impor), jizyah, kharaj, wakaf dan lainnya yang pengelolaanya lebih berkeadilan.
Copyrights © 2024