Pendahuluan : Stroke adalah gangguan pada fungsi system saraf yang dikarenakan adanya gangguan pada peredaran darah di dalam otak akibat pecahnya pembuluh darah atau tersumbatnya pembuluh darah dalam otak dan salah satu terapi non-farmakologis yang dapat diberikan adalah dengan implementasi ROM. Metode : Jenis penelitian pada karya tulis ilmiah ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif melalui pendekatan studi kasus. Sample yang diambil sebanyak 2 responden. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, penelitian yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Karo Pematangsiantar. Implementasi ini dilakukan selama 6 hari. Hasil : Hasil penelitian didapatkan kedua keluarga sudah memahami dan mampu mempraktikkan kembali range of motion (ROM). Kesimpulan : Implementasi pada pasien 1 dan 2 dengan stroke dilakukan tahap proses keperawatan. Semua masalah keperawatan untuk mengatasi masalah masalah keperawatan diatas dilakukan secara optimal dan sebaik mungkin. Saran : Studi kasus ini diharapkan menjadi acuan dalam melakukan implementasi keluarga pada klien stroke.
Copyrights © 2024