Penelitian ini mengkaji pengaruh interaksi virtual terhadap pembentukan dan penyebaran bahasa slang di kalangan komunitas gamer Indonesia dari perspektif sosiolinguistik. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menggabungkan wawancara mendalam dan analisis percakapan untuk memahami dinamika kebahasaan dalam konteks permainan daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa slang tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai penanda identitas dan solidaritas kelompok. Interaksi virtual yang intensif melalui permainan daring dan platform komunikasi terkait mempercepat pembentukan dan penyebaran istilah-istilah baru. Variasi bahasa slang juga ditemukan berkorelasi dengan jenis permainan yang dimainkan, mencerminkan kompleksitas sosial dalam komunitas virtual. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang peran interaksi digital dalam evolusi bahasa dan dinamika sosial di era digital.
Copyrights © 2024