Penelitian ini mengkaji integrasi teknologi digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di era Revolusi Industri 4.0, dengan fokus pada manfaat, tantangan, dan peluang yang muncul dari penggunaan platform seperti Learning Management Systems (LMS), Massive Open Online Courses (MOOCs), serta aplikasi mobile. Teknologi seperti Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), dan Artificial Intelligence (AI) juga dianalisis dalam konteks bagaimana mereka memperkaya pengalaman belajar, meningkatkan keterlibatan siswa, dan memfasilitasi personalisasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital mampu meningkatkan fleksibilitas dan efektivitas pembelajaran, serta mendukung pengembangan literasi digital siswa. Namun, tantangan seperti kesenjangan digital, kurangnya kompetensi guru dalam teknologi, dan masalah keamanan data masih perlu diatasi. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan blended learning yang menggabungkan teknologi dengan interaksi langsung untuk menjaga keseimbangan antara aspek teknis dan sosial-emosional dalam pembelajaran. Kesimpulan ini diharapkan dapat memberikan panduan strategis dalam pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih adaptif di era digital.
Copyrights © 2024