Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa dosen dalam interaksi pembelajaran di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan, khususnya dalam konteks perguruan tinggi. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk mengidentifikasi jenis-jenis gaya bahasa yang dominan dan pengaruhnya terhadap partisipasi mahasiswa. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, rekaman audio, dan catatan lapangan selama beberapa sesi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65% dosen menggunakan gaya bahasa formal-akademis, yang memperkuat kredibilitas akademik tetapi cenderung menciptakan jarak dengan mahasiswa. Sebanyak 25% dosen menerapkan gaya bahasa direktif, yang efektif dalam memberikan instruksi tetapi kurang mendorong interaksi dua arah. Sementara itu, hanya 10% dosen yang menggunakan gaya bahasa persuasive, yang terbukti mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan pentingnya keseimbangan dalam penggunaan gaya bahasa agar tercipta lingkungan pembelajaran inklusif dan partisipasif. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan bagi dosen untuk mengoptimalkan gaya bahasa yang responsive terhadap kebutuhan mahasiswa, guna meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi.
Copyrights © 2024