Artikel ini membahas tentang pentingnya peran akuntansi Islam dalam meningkatkan keberlanjutan lingkungan. Dengan mengutamakan prinsip-prinsip inti seperti larangan riba, transparansi, dan tanggung jawab sosial, akuntansi Islam tidak hanya berfokus pada aspek keuangan tetapi juga mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan dari kegiatan bisnis. Penerapan akuntansi manajemen lingkungan (EMA) penting untuk mengidentifikasi dan mengukur dampak lingkungan sehingga perusahaan dapat mengelola sumber daya mereka secara lebih efisien dan berkelanjutan. Sinergi antara akuntansi Islam dan prinsip-prinsip ekonomi hijau mendorong perlindungan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, lembaga keuangan Islam dapat menerapkan prinsip-prinsip ini pada proses bisnis mereka untuk mengatasi risiko sosial dan lingkungan. Oleh karena itu, akuntansi Islam memberikan kontribusi yang signifikan untuk mencapai tujuan keberlanjutan dan membangun ekonomi yang lebih adil dan ramah lingkungan di masa depan.
Copyrights © 2024