Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Tata Kelola Internal dan Sistem Informasi Akuntansi dengan Pencegahan Fraud pada sektor perbankan di Tasikmalaya. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Bank BJB Syariah dan Bank BSI. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Sampling Jenuh. Analisis data dilakukan melalui regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara Sistem Informasi Akuntansi dengan Pencegahan Fraud, begitu pula antara Tata Kelola Internal dengan Pencegahan Fraud.Secara simultan keduanya juga tidak berpengaruh signifikan terhadap Pencegahan Fraud. Temuan penelitian ini memberikan wawasan penting dalam konteks manajemen risiko dan pengendalian internal di industri perbankan, khususnya di Tasikmalaya. Implikasinya dapat membantu perusahaan merancang strategi pengendalian yang lebih efektif untuk mengurangi risiko terjadinya fraud dan meningkatkan integritas operasional.
Copyrights © 2024