Era Reformasi di Indonesia telah membawa perubahan yang signifikan terhadap dinamika gerakan buruh, khususnya dalam upaya mereka memperjuangkan keadilan sosial. Reformasi memberikan ruang demokrasi yang lebih terbuka, memungkinkan para buruh untuk mengungkapkan aspirasi melalui aksi kolektif, pembentukan serikat pekerja, dan upaya advokasi terhadap kebijakan. Tulisan ini mengkaji perkembangan gerakan buruh selama era Reformasi, tantangan-tantangan yang mereka hadapi, serta strategi-strategi yang diterapkan untuk mencapai keadilan sosial. Selain itu, penelitian ini juga mengupas peran regulasi, solidaritas antarburuh, dan dampak globalisasi terhadap pola perjuangan mereka. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun ada kemajuan dalam pengakuan hak-hak buruh, hambatan seperti intervensi politik, dominasi kepentingan ekonomi kelompok elite, serta lemahnya implementasi hukum masih menjadi kendala utama dalam mewujudkan keadilan sosial yang menyeluruh.
Copyrights © 2024