Penelitian gliserol menggunakan bakteri Escherichia coli dengan penambahan koenzim B12 sebanyak 0,1;0,2;0,3 % v/v pada 100 ml crude glycerol dengan variasi bakteri Escherichia coli sebanyak 7, 10 dan 13 % v/v pada temperatur 34 oC diharapkan hasil konversi gliserol maksimal. Kemudian setiap 24 jam atau 1 hari diambil sampel untuk di analisis kandungan gliserol dan kepadatan sel. Proses fermentasi dihentikan saat tidak ada lagi perubahan atau sedikit penurunan kandungan gliserol. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan penambahan volume inokulum dan koenzim B12 akan meningkatkan konversi gliserol dan hanya volume inokulum yang mempengaruhi banyaknya sel atau kepadatan sel hal ini dikarenaka koenzim B12 berfungsi untuk membantu mengubah gliserol menjadi 3-hydroxypropionaldehyde sebelum menjadi 1,3-propanadiol. Pada hari ke-3 dan hari ke-4 kandungan gliserol sudah mulai konstan sehingga dapat dihentikan proses fermentasi. Perolehan konversi gliserol maksimal pada variabel volume inokulum 13 % dan koenzim B12 0,3 % yaitu 55,32 %
Copyrights © 2024