Dinamika psikologis memainkan peran penting dalam pembentukan Kabinet Merah Putih, terutama di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Studi ini mengeksplorasi pengaruh nilai-nilai militer, seperti loyalitas, disiplin, dan patriotisme, dalam membentuk karakter kabinet yang solid dan efektif. Analisis ini juga menyoroti pendekatan kepemimpinan yang mengutamakan keberanian dalam pengambilan keputusan, efisiensi, serta kolaborasi antaranggota kabinet. Kegiatan pembekalan di Lembah Tidar, sebagai simbol sejarah dan pembentukan karakter, menjadi landasan penting untuk menumbuhkan sinergi antarmenteri. Namun, pendekatan ini juga menimbulkan kekhawatiran akan potensi kecenderungan otoritarianisme jika tidak diimbangi dengan nilai-nilai demokrasi. Temuan ini memberikan wawasan baru tentang hubungan antara kepemimpinan, psikologi kelompok, dan dinamika kekuasaan dalam konteks pemerintahan Indonesia.
Copyrights © 2024