Penelitian ini mengkaji penerapan Environmental Social Audit (ESA) dalam proyek infrastruktur, dengan fokus pada jalan tol hijau. ESA berfungsi sebagai alat untuk mengevaluasi dampak lingkungan dan sosial dari proyek, serta memastikan kepatuhan terhadap standar keberlanjutan. Melalui pendekatan kualitatif dan desk study, penelitian ini menganalisis berbagai sumber literatur untuk mengidentifikasi prinsip dasar dan praktik terbaik dalam implementasi ESA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ESA dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan keterlibatan pemangku kepentingan lokal, yang berkontribusi pada keberhasilan proyek. Selain itu, penggunaan teknologi ramah lingkungan dan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang terintegrasi juga terbukti efektif dalam mengurangi dampak negatif. Namun, tantangan seperti kurangnya pemahaman tentang pentingnya ESA di antara pengembang perlu ditangani melalui peningkatan kapasitas dan peraturan yang lebih kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ESA harus menjadi bagian integral dari setiap proyek infrastruktur untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan yang seimbang antara aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial.
Copyrights © 2024