Penelitian ini mengeksplorasi pemberdayaanberbasis masjid sebagai upaya untuk meningkatkan moralitas remaja di Desa Kotarih Baru, khususnya di Dusun III Bahisam. Pendekatan kualitatif digunakan dengan fokus pada analisis naratif, melibatkan narasumber utama seperti para Tokoh Agama, remaja masjid, dan orang tua yang terlibat dalam kegiatan keagamaan di desa tersebut. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam, sementara data sekunder digunakan dari penelitian terdahulu yang relevan. Melalui pendekatan triangulasi data, penelitian ini menghasilkan pemahaman yang mendalam tentang peran masjid dalam pemberdayaanremaja serta tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut. Temuan dari pembahasan ini menyoroti pentingnya pemberdayaanberbasis masjid dalam meningkatkan moralitas remaja di Desa Kotarih Baru, khususnya di Dusun III Bahisam. Melalui pendekatan ini, terungkap bahwa masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaandan spiritual bagi remaja. Beberapa aspek utama dalam pemberdayaanberbasis masjid termasuk pendidikan agama, kegiatan sosial dan kemanusiaan, serta pembinaan kepemimpinan dan keterampilan sosial.
Copyrights © 2024