Masalah gizi terjadi disetiap siklus kehidupan, Periode dua tahun pertama kehidupan terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Prevalensi gizi kurang pada balita (BB/U <-2 SD) memberikan gambaran yang fluaktif dari 18,4% (2017) menurun menjadi 17,9% (2018) kemudian meningkat lagi menjadi 19,6% (2016).Penelitian ini bersifat survei analitik menggunakan pendekatan Cross Sectional.Pengambilan sampel menggunakan metode Random Samplingdengan sampel sebanyak 74 orang dengan menggunakan data primer di wilayah kerja Puskesmas Tanah Sepenggal Lintas pada bulan Januari sampai dengan April tahun 2021. Responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 53 orang (71,6 %), memiliki sikap positif sebanyak 48 orang (64,9 %) dan mayoritas status gizi balita adalah gizi baik sebanyak 70 orang (94,6 %). Ada hubungan pengetahuan ibu balita tentang gizi dengan status gizi balita dan ada hubungan sikap ibu balita tentang gizi dengan status gizi balita.
Copyrights © 2021