Kampung Wisata Caping, yang terletak di Mendawai, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, awalnya dikenal sebagai kawasan kumuh perkotaan, kini telah bertransformasi menjadi destinasi wisata baru yang berbasis pada budaya dan kearifan lokal, dengan menonjolkan keunikan produk caping sebagai daya tarik utamanya. Kegiatan berbagi pengalaman melalui media daring merupakan bentuk Electronic Word of Mouth (e-WOM), di mana masyarakat memiliki hobi berwisata cenderung menggunakan platform media sosial, sehingga hal ini berkontribusi pada pengembangan pemasaran pariwisata. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis daya tarik yang ada di Kampung Wisata Caping dan bagaimana e-WOM dapat memengaruhi keputusan wisatawan untuk berkunjung ke lokasi tersebut. Populasi dalam kajian ini adalah masyarakat Kota Pontianak, dan teknik pengambilan sampelnya adalah nonprobability sampling dengan pendekatan purposive sampling, dengan kriteria sampel adalah masyarakat yang telah mengunjungi Kampung Wisata Caping Pontianak. Jumlah sampel dalam kajian ini mencapai 108. Hasil kajian menunjukkan bahwa daya tarik memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan untuk berkunjung, dan e-WOM juga memberikan dampak yang signifikan ke keputusan tersebut.
Copyrights © 2024