Korupsi terus menjadi masalah di Indonesia yang berdampak pada, perekonomian negara, tingkat kepercayaan masyarakat pada pemerintah, dan stabilitas sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh opini audit, dan temuan atas kelemahan sistem pengendalian internal terhadap fraud. Purposive Sampling digunakan sebagai metode pengumpulan sampel. Penggunaan sampel sebanyak 64 dari 16 perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2023. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 21, terdapat temuan bahwa opini audit tidak berpengaruh terhadap fraud BUMN. Sementara temuan kelemahan sistem pengendalian internal memberikan pengaruh terhadap fraud BUMN. Secara bersamaan opini audit dan temuan kelemahan sistem pengendalian internal memberikan pengaru terhadap fraud BUMN. Implikasi yang dapat dilakukan perusahaan yang telah memperoleh opini audit yang wajar harus tetap memperhatikan kondisi perusahaan yang sebenarnya serta pengendalian internal perusahaan perlu dioptimalisasi agar mampu mendeteksi fraud sedini mungkin.
Copyrights © 2024