Kegiatan operasional perusahaan sering kali bergantung pada utang yang diperoleh melalui berbagai saluran, seperti pinjaman dari bank, penerbitan obligasi, atau kewajiban terkait imbalan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel-variabel seperti Komisaris Independen, Kepemilikan Institusional, Leverage, Kepemilikan Publik, Corporate Social Responsibility (CSR), dan Return on Asset terhadap Biaya Utang pada perusahaan-perusahaan di sektor Aneka Industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Populasi yang diteliti mencakup 39 perusahaan Aneka Industri yang terdaftar di BEI, di mana lima perusahaan dipilih sebagai sampel. Untuk analisis data, digunakan model regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komisaris Independen tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Biaya Utang pada perusahaan-perusahaan di sektor Aneka Industri di BEI. Namun, Kepemilikan Institusional, Leverage, Kepemilikan Publik, dan CSR terbukti berpengaruh terhadap Biaya Utang perusahaan yang diteliti. Secara keseluruhan, variabel-variabel Komisaris Independen, Kepemilikan Institusional, Leverage, Kepemilikan Publik, CSR, dan Return on Asset memiliki dampak terhadap Biaya Utang pada perusahaan-perusahaan Aneka Industri di BEI.
Copyrights © 2024