Kasus perdagangan manusia di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Indramayu, dari tahun ke tahun, terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dari latar belakang itu, pertanyaannya kemudian adalah mengapa kenyataan tersebut tidak menyurutkan niat para calon urban labor. Penelitian ini mau mengungkap faktor-faktor apa saja yang mendorong menguatnya fenomena urban labor tersebut. Penelitian ini menggunakan logika alur fikir fenomenologis-antropologis dengan mengaitkannya pada usaha mengungkap alasan maupun latar belakang seseorang, kelompok, ataupun organisasi dalam bersikap maupun bertindak. Sementara, untuk mendapatkan data, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah indepth interview (wawancara mendalam) dengan pertanyaan terstruktur.Temuan sementara peneltian ini adalah; pertama, ada semacam perubahan orientasi menjadi urban labor dari orientasi pemenuhan kebutuhan ekonomi dasar menjadi pemenuhan kebutuhan-kebutuhan skunder. Kedua, faktor budaya patriarki, dalam konteks budaya Indonesia, nampak masih cukup kuat di mana menempatkan kaum laki-laki dan perempuan pada kedudukan dan peran yang tidak setara. Ketiga, rendahnya pendidikan merupakn faktor lain yang tidak kalah penting yang sering terlibat secara langsung terjadinya perdagangan manusia.
Copyrights © 2023