Analisis Pengendalian Internal Pada Piutang Dagang Di CV Cipta Piranti Persada Medan” ini merupakan hasil penelitian kualitatif yang bertujuan menjawab pertanyaan tentang bagaimana penyajian piutang di CV Cipta Piranti Persada Medan pada laporan keuangan tahun 2020 dan pengendalian internal pada piutang dagang di CV Cipta Piranti Persada Medan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus pada objek. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan informan dalam penelitian ini yaitu direktur, bagian penjualan, bagian penagihan dan bagian akuntansi di CV Cipta Piranti Persada Medan. Hasil Penelitian yang diperoleh adalah pengakuan piutang di CV Cipta Piranti Persada Medan diakui sebesar harga pertukaran yakni diakui sebesar nilai transaksi yang terjadi. Pencatatan piutang ketika terjadinya transaksi dan dibukukan dengan metode harian. Di CV Cipta Piranti Persada Medan tidak ada estimasi untuk mengukur piutang tak tertagih sehingga piutang diukur sebesar transaksi yang terjadi dan berasal dari transaksi utama perusahaan. Piutang disajikan sebesar nilai neto dari saldo piutang, dan tidak ada estimasi untuk pencadangan kerugian piutang tak tertagih. Sedangkan pada pengendalian internal pada piutang di CV Cipta Piranti Persada Medan berdasarkan COSO pada bagian otorisasi transaksi pemisahan tugas masih belum sesuai dengan teori COSO karena masih adanya terangkapnya fungsi dan tanggung jawab dalam bagian penjualan dan penagihan. Kemudian pada dokumen yang memadai sudah sesuai dengan teori COSO bahwa setiap transaksi sudah terdokumentasi dengan baik. Akan tetapi pada bagian informasi internal antara bagian penagihan, akuntansi, dan keuangan masih diperlukan adanya dokumen internal yakni dokumen penerimaan pembayaran dalam bentuk hardfile dan softfile. Kemudian dalam bagian keamanan data dan file sudah berjalan sesuai dengan teori COSO karena data yang ada sudah di backup dengan baik. Penyebab adanya piutang yang belum tertagih dengan alasam ketidaktahuan manager terkait dengan beberapa invoice adalah karena adanya rangkap tugas pada bagian penagihan, kemudian seringnya penundaan pencatatan pada pelunasan piutang sehingga rekapan pelunasan sering terjadi kesalahan dalam pencatatan pembayaran piutang.
Copyrights © 2022