UMKM di Indonesia memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional, menyumbang lebih dari 60% PDB dan menyerap 97% tenaga kerja. Namun, tantangan seperti keterbatasan modal, infrastruktur teknologi, dan kurangnya pelatihan formal dalam digitalisasi menjadi hambatan signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi dalam pemberdayaan UMKM, khususnya subsektor kuliner di Kota Makassar, melalui studi kasus pada Bakso Booming88. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan data primer berupa wawancara mendalam dan data sekunder dari literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi membantu UMKM memperluas pasar, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendorong inovasi produk. Meskipun demikian, adopsi teknologi masih bergantung pada pembelajaran mandiri tanpa dukungan pelatihan formal. Kesimpulannya, digitalisasi berkontribusi signifikan dalam memberdayakan UMKM, namun diperlukan dukungan lebih lanjut dari pemerintah dan sektor swasta untuk menciptakan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan
Copyrights © 2024