Tanaman kopi merupakan tanaman perkebunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan strategis sebagai sumber devisa negara. Negara Indonesia berada pada urutan ke 4 dengan pengeskpor kopi terbesar di dunia setelah negara Brazil, Vietnam dan Kolombia. Budidaya bibit kopi arabika perlu dikembangkan salah satunya mengkombinasi POC dengan PGPR. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pertumbuhan bibit kopi arabika (Coffea arabica L.) yang baik dengan pemberian konsentrasi POC dan PGPR yang tepat. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan: faktor 1: POC = P0 : tanpa POC, P1 : POC 30 ml L-1, P2 : POC 50 ml L-1, P3 : POC 70 ml L-1 dan faktor 2 : PGPR = Q0 : tanpa PGPR, Q1 : PGPR 5 ml L-1, Q2 : PGPR 10 ml L-1, Q3 : PGPR 15 ml L-1. Peubah yang diamati ialah pertambahan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun dan luas daun. Hasil menunjukkan terjadi interaksi antara perlakuan POC dan PGPR terhadap pertumbuhan bibit kopi arabika pada parameter pertambahan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun dan luas daun. Perlakuan POC 30 ml L-1 dengan PGPR 10 ml L-1 mampu meningkatkan pertambahan tinggi tanaman sebesar 23%, pertambahan diameter batang sebesar 98%, pertambahan jumlah daun sebesar 38% dan pertambahan luas daun sebesar 70% dalam budidaya bibit kopi arabika.
Copyrights © 2023