Kacang panjang (Vigna sesquipedalis L. Fruwirth) merupakan salah satu produk hasil pertanian yang banyak digemari karena memiliki kandungan gizi yang tinggi. Kacang panjang yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat pada umumnya memiliki warna polong hijau. Saat ini terdapat varietas kacang panjang berpolong ungu yang sudah mulai dikembangkan di Indonesia. Adanya keragaman genetik berarti terdapat variasi nilai genotipe antar individu dalam suatu populasi. Kacang panjang berpolong ungu merupakan salah satu hasil rakitan dari varietas-varietas unggul yang memiliki produktivitas tinggi dan memiliki manfaat lain bagi kesehatan manusia. Warna ini merupakan hasil perbaikan potensi dan kualitas hasil yang diharapkan dapat menjadi varietas yang unggul. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan informasi tentang distribusi warna polong ungu pada 6 varietas kacang panjang. Penelitian ini dilakukan dengan metode single plot tanpa ulangan yang terdiri dari 6 varietas kacang panjang ungu. Pengamatan dilakukan secara single plant pada 100 tanaman. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai April 2020, di Agro-Techno Park Universitas Brawijaya Jatikerto. Hasil penelitian ini menunjukkan pada varietas Brawijaya Ungu 1 terdapat hasil yang berdistribusi normal pada karakter warna polong, namun tidak terdistribusi normal pada karakter warna batang dan warna bunga. Sedangkan pada varietas Brawijaya Ungu 2, Brawijaya Ungu 3, Brawijaya Ungu 4, Brawijaya Ungu 5, dan Brawijaya Ungu 6 tidak terdapat hasil yang berdistribusi normal pada karakter warna batang, warna bunga, dan warna polong.
Copyrights © 2023