Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) termasuk tanaman pangan yang memiliki kandungan karbohidrat tinggi selain padi dan gandum. Produktivitas tanaman jagung manis di indonesia pada tahun 2015 memiliki rata-rata mencapai 4,81 ton ha-1. Hasil ini masih tergolong rendah dengan potensi produktivitas dari tanaman jagung manis varietas talenta dapat mencapai 13-18 ton ha-1. Produktivitas tanaman yang rendah dapat ditingkatkan dengan pengaturan populasi tanaman dan pemberian pupuk anorganik. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui interaksi populasi tanaman dan dosis pupuk nitrogen pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis yang dilaksanakan mulai dari Agustus-November 2022 di Jatimulyo, Lowokwaru, Malang. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor pertama yaitu populasi tanaman (P1 = 76.923 ha-1, P2 = 71.428 ha-1 dan P3 = 66.666 ha-1) dan faktor kedua yaitu dosis pupuk N (N1 = 90 kg N ha-1, N2 = 135 kg N ha-1 dan N3 = 180 kg N ha-1). Hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh populasi tanaman dan dosis pupuk N pada peningkatan pertumbuhan dan hasil pada tanaman jagung manis, namun penggunaan populasi tanaman 71.428 ha-1 dengan dosis pupuk nitrogen 180 kg N ha-1 belum memberikan hasil tertinggi pada tanaman jagung manis.
Copyrights © 2024