Bawang merah merupakan tanaman yang memiliki nilai dan potensi ekonomi yang tinggi. Permintaan pasar terhadap tanaman bawang merah sangat tinggi sehingga bawang merah memiliki peluang pasar yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh aplikasi macam pupuk cair dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, serta untuk mendapatkan pupuk cair dan dosis pupuk NPK terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakan di Desa Mlorah, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur pada bulan Maret - Mei 2023. Penelitian ini menggunakan RAK dengan dua faktor. Faktor pertama adalah perlakuan kontrol, pupuk organik cair Nasa, dan nutrisi hidroponik premium P4S Hikmah Farm. Faktor kedua adalah dosis pupuk NPK Phonska yang terdiri dari 4 taraf yaitu 300, 450, 600, dan 750 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara pemberian macam pupuk cair dengan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Pemberian Nutrisi Hidroponik P4S Hikmah Farm berpengaruh terhadap panjang tanaman, jumlah daun, dan jumlah anakan. Pemberian pupuk NPK Phonska pada tanaman bawang merah berpengaruh terhadap panjang tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, bobot segar total per rumpun, bobot segar umbi per rumpun, dan bobot kering umbi per rumpun. Pemberian pupuk NPK Phonska 750 kg/ha memiliki bobot kering umbi per rumpun lebih tinggi dibandingkan pemberian NPK Phonska 300 kg/ha dan 450 kg/ha. Namun tidak memberikan pengaruh nyata pada bobot kering total per rumpun, susut bobot umbi per rumpun, bobot segar umbi per petak, bobot kering umbi per petak, dan bobot kering umbi per hektar.
Copyrights © 2024