Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui teknik wawancara dan observasi yang bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa UNTAG menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran di kantin. Responden penelitian ini antara lain mahasiswa UNTAG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa UNTAG mendukung positif sistem pembayaran digital QRIS karena dianggap mudah, sederhana dan efisien serta mudah dipercaya keamanannya. Responden mengira mereka memilih QRIS sebagai metode pembayaran utama di kantin. Dengan demikian, masih ada mahasiswa yang menggunakan uang tunai karena fleksibilitasnya. Faktor penghambat penerapan transaksi nontunai QRIS di kantin UNTAG adalah sulitnya koneksi internet yang tidak stabil menjadi kelemahan dalam penggunaan QRIS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana feedback yang diberikan mahasiswa dengan adanya sistem pembayaran digital (QRIS) di kantin UNTAG dan kendala apa saja dalam bertransaksi digital (QRIS)
Copyrights © 2024