Produktivitas kerja merupakan indikator kunci yang menentukan keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh burnout dan lingkungan kerja terhadap produktivitas karyawan di berbagai sektor, berdasarkan tinjauan literatur dari studi terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa burnout memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap produktivitas, dengan nilai korelasi rata-rata sebesar -0,58 hingga -0,62 (p < 0,01). Lingkungan kerja yang mendukung, sebaliknya, memberikan dampak positif signifikan terhadap kinerja karyawan, sebagaimana ditunjukkan dalam beberapa studi dengan Adjusted R² mencapai 48%. Kombinasi faktor ini menjelaskan hingga 45% variabilitas produktivitas dalam berbagai konteks kerja, termasuk sektor pelayanan kesehatan, pendidikan, agribisnis, dan perbankan. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya strategi mitigasi burnout, pengelolaan beban kerja, dan pengembangan lingkungan kerja yang kondusif untuk meningkatkan efisiensi dan kesejahteraan tenaga kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan manajemen sumber daya manusia yang lebih efektif di berbagai sektor industri.
Copyrights © 2024