Transaksi antar perusahaan dalam suatu grup sering kali melibatkan pengalihan aset, baik berupa barang, jasa, maupun hak atas kekayaan intelektual. Dalam konteks ini, pengakuan dan penghapusan transaksi aset antar perusahaan memiliki tantangan tersendiri dalam pencatatan akuntansi, terutama terkait dengan tujuan untuk memberikan gambaran yang jelas dan akurat mengenai posisi keuangan grup secara keseluruhan. Artikel ini membahas prosedur pencatatan dan pengakuan transaksi pembelian aset antara entitas dalam grup, serta bagaimana mekanisme penghapusan transaksi antar perusahaan (intercompany elimination) diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi.
Copyrights © 2024