The interpretation of the Qur'an is inseparable from the influence of existing ideological schools or schools. It is not uncommon for interpretations influenced by certain schools of thought to contradict opinions in general, so that the verses they interpret appear to support and do not appear to be contrary or contradictory to their madhhab and beliefs. One of the schools known in Islam is Shi'ah. One of the famous works of interpretation in this sect is Majma' Al-Bayan fi Tafsir Al-Qur'an. This study aims to analyze the infiltration that exists in the Majma' Al-Bayan fi Tafsir Al-Qur'an tafsir with a focus on the interpretation of Q.S. Al-Nisa' Verse 24. This research uses descriptive-analytical method with bibliography research approach. The primary data source used in this research is the interpretation of Majma' Al-Bayan fi Tafsir Al-Qur'an by al-Tabarsi, while secondary data sources in this research are books, articles, and writings related to Shi'ah tafsir, tafsir al-Qur'an, and other things that support research. By using Abd al-Wahhab Fayed's al-dakhil theory, the results of research on the interpretation of Q.S. Al-Nisa' Verse 24 in al-Tabarsi’s tafsir has indications of infiltration of both the meaning of the language and the hadith used in the interpretation of the verse. Penafsiran terhadap al-Qur’an tidak terlepas dari pengaruh aliran atau mazhab ideologi yang ada. Tidak jarang penafsiran yang dipengaruhi oleh mazhab tertentu bertentangan dengan pendapat pada umumnya, sehingga ayat yang ditafsirkannya tampak mendukung dan tidak tampak berlawanan atau bertentangan dengan madzhab serta kepercayaannya. Salah satu aliran yang dikenal dalam Islam adalah Shi’ah. Salah satu karya tafsir yang terkenal dalam aliran ini ialah tafsir Majma’ Al-Bayan fi Tafsir Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis infiltrasi yang ada dalam tafsir Majma’ Al-Bayan fi Tafsir Al-Qur’an dengan fokus pada penafsiran QS. Al-Nisa’ Ayat 24. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan studi kepustakaan (bibliography research). Sumber data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah tafsir Majma’ Al-Bayan fi Tafsir Al-Qur’an karya al-Tabarsi, adapun sumber data sekunder dalam penelitian ini berupa buku, artikel, dan tulisan yang berkenaan dengan tafsir Shi’ah, tafsir al-Qur’an, serta hal lain yang mendukung penelitian. Dengan menggunakan teori al-dakhil milik Abd al-Wahhab Fayed, hasil penelitian atas penafsiran QS. Al-Nisa’ Ayat 24 dalam tafsir milik al-Tabarsi ini menunjukkan adanya indikasi infiltrasi baik dari pemaknaan bahasa maupun hadis yang digunakan dalam penafsiran ayat tersebut.
Copyrights © 2024