Kegiatan bengkel otomotif menghasilkan tumpahan oli yang dapat mencemari perairan disekitar area bengkel. Air yang tercemar minyak terdapat bakteri penghasil biosurfaktan yangmampu mendegradasi minyak dari kegiatan industri perbengkelan mobil. Penelitian ini dilakukanpada bulan Juli sampai September 2020. Pengambilan sampel bakteri dari limbah cair bengkelotomotif di Jl. Kubang Raya KM 2,5 Pekanbaru Provinsi Riau dan pengambilan sampel dilakukansebanyak tiga kali. Bakteri diisolasi menggunakan media TSB (Tryptone Soy Broth) dan TSA(Tryptone Soy Agar), dan di identifikasi dengan metode biokimia. Hasil penelitian menunjukkanbahwa terdapat tujuh jenis bakteri, yaitu Providencia, Proteus, Acinetobacter, Bacillus, Aeromonas,Proteus, dan Serratia. Indeks emulsifikasi dari Providencia sebesar 38.8%, Proteus 50%,Acinetobacter 48.8%, Bacillus 52,1%, Aeromonas 47,6%, Proteus 54,7% dan Serratia 48,8%.Data yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa semua bakteri yang teridentifikasimampu menghasilkan biosurfaktan.
Copyrights © 2021