Penelitian ini bertujuan untuk menguji hipotesis pasar efisien bentuk lemah pada indeks harga saham gabungan periode September 2019 sampai Mei 2023 dan meramalkan indeks harga saham gabungan untuk 15 hari kedepan dengan model yang terbaik. Variabel dalam penelitian menggunakan Indeks Harga Saham Gabungan periode September 2019 sampai Mei 2023. Metode pengujian yang digunakan ada dua, yang pertama metode peramalan menggunakan box jenkins model. Proses peramalan dimulai dari identifikasi model (tingkat stasioneritas data, menentukan nilai AR dan MA), estimasi parameter dari model yang terpilih, diagnostic checking, lalu forecasting menggunakan model yang terbaik. Untuk menguji hipotesis pasar efisien menggunakan uji autokorelasi atau durbin watson test. Terkait pengujian hipotesis pasar efisien bentuk lemah terbukti ada di indeks harga saham gabungan dan metode peramalan yang cocok adalah ARIMA (3,1,15) dengan tingkat akurasi 95.23% serta hasil peramalan tidak jauh berbeda dengan data aktual 15 hari kedepan. Implikasi manajerial dari penelitian ini adalah harus berhati-hati dalam proses pengambilan keputusan investasi dan pendanaan di pasar efisien bentuk lemah, karena informasi publik sudah tercermin dalam harga saham. Selain itu, perlu menerapkan strategi manajemen risiko untuk melindungi nilai dari fluktuasi pasar.
Copyrights © 2023