Fluktuasi harga cabai rawit merah mempengaruhi pasar komoditas dan pendapatan petani, serta keputusan bisnis di industri pertanian dan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prediksi harga cabai rawit merah di Provinsi Jawa Timur menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM). Hasil evaluasi model menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi, dengan Keseluruhan Kesalahan Absolute (MAE) dari 0.0537, Keselengah Kesalahan persegi (MSE) dari 0.0062, Keseluruh Kesilapan persegi akar dari 0.0787, dan koefisien penentuan (R2) dari 0.9946. Hasil ini menunjukkan bahwa model SVM dapat efektif dalam memprediksi harga cabai rawit merah.
Copyrights © 2024