Jejaring sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari di era digital saat ini, menawarkan banyak manfaat, namun juga menimbulkan berbagai tantangan etis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan-tantangan etis utama dalam penggunaan jejaring sosial, termasuk privasi dan keamanan data, penyebaran informasi yang menyesatkan, cyberbullying, kecanduan sosial media, dan pengaruh algoritma. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan PRISMA (Preferred reporting items for systematic reviews and meta-analyses), yang mencakup tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan etis ini memerlukan solusi yang melibatkan peningkatan kesadaran dan pendidikan, pengaturan dan kebijakan yang lebih ketat, pengembangan teknologi anti-cyberbullying, promosi keseimbangan penggunaan sosial media, dan penyempurnaan algoritma untuk diversifikasi informasi. Dengan pendekatan yang holistik dan kolaboratif, tantangan etis dalam penggunaan jejaring sosial dapat diminimalkan, menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan etis bagi semua pengguna.
Copyrights © 2024