Latar Belakang: Kebersihan peralatan makan penting untuk mencegah penyakit dan menjaga kualitas makanan. Salah satu alat penunjang kebersihan yaitu sabun dengan penambahan antibakteri alami seperti daun murbei karena mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, tannin, dan terpenoid yang bersifat antibakteri. Tujuan: Mengetahui pengaruh ekstrak daun murbei (Morus nigra L.) sebagai bahan alami sabun dalam menurunkan angka kuman pada piring di Warung Makan “X” Sleman. Metode: Jenis penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan pendekatan Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini menggunakan quota sampling. Total sampel yang dibutuhkan 24 piring makan kotor. Analisis data menggunakan uji statistik Shapiro-Wilk, kemudian uji One Way Annova dan dilanjutkan uji LSD. Hasil: Rata-rata penurunan angka kuman setelah menggunakan sabun cuci piring ekstrak daun murbei konsentrasi 25% yaitu 134,3 CFU/cm² atau 88,3%, pada konsentrasi 30% yaitu 171,3 CFU/cm² atau 90,8% , konsentrasi 35% yaitu 174,5 CFU/cm² atau 92,3%, dan kontrol menggunakan sabun cuci piring merk “X” yaitu 147,0 CFU/cm² atau 85,2%. Uji One Way Anova menghasilkan p-value 0,012 (Sig. <0,05), menunjukkan perbedaan signifikan dalam penurunan angka kuman dengan penggunaan ekstrak daun murbei. Kesimpulan: Ada pengaruh ekstrak daun murbei sebagai bahan alami pada sabun dalam menurunkan angka kuman pada piring, dengan konsentrasi tertinggi 35% dalam menurunkan angka kuman.
Copyrights © 2024