Penelitian ini mengembangkan model pemetaan potensi wisata budaya berbasis GIS di Kabupaten Bantul untuk mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan. Data primer dikumpulkan melalui survei lapangan dan wawancara dengan pemangku kepentingan, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen resmi dan literatur ilmiah. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak serta pustaka Python seperti Folium, GeoPandas, dan Shapely. Hasilnya divisualisasikan dalam peta interaktif yang menampilkan lokasi wisata budaya beserta informasi terkait. Peta interaktif yang dihasilkan memiliki akurasi tinggi, dengan 95% data koordinat dalam margin kesalahan kurang dari 10 meter. Waktu muat rata-rata peta adalah 3 detik, dengan peningkatan hingga 5 detik untuk peta dengan lebih dari 20 marker. Evaluasi oleh 25 pengguna menunjukkan tingkat kepuasan rata-rata 4,4 dari 5, dengan skor tertinggi untuk manfaat edukatif (4,5).
Copyrights © 2024