Penelitian ini mengkaji penerapan sistem pembayaran elektronik pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Penelitian ini mengeksplorasi berbagai faktor yang memengaruhi niat UMKM untuk mengadopsi sistem pembayaran elektronik, termasuk Performance Expectancy (PE), Effort Expectancy (EE), Social Influence (SI), Facilitating Conditions (FC), Hedonic Motivation (HM), Price Value (PV), dan Habit (H). Alat analisis menggunakan PLS-SEM (Partial Least Square Structural Equation Model) dengan menggunakan aplikasi SPSS. Temuan penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor ini berkontribusi secara signifikan dalam membentuk Behavioral Intention (BI) terhadap adopsi sistem pembayaran elektronik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi teknologi oleh UMKM tidak hanya didorong oleh ekspektasi kinerja tetapi juga oleh persepsi kemudahan penggunaan, pengaruh sosial, dukungan infrastruktur, kenikmatan, nilai harga, dan kebiasaan penggunaan. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 120 responden dengan menggunakan purposive sampling dengan menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksplanatori . Penelitian ini menawarkan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan dan pengembang teknologi untuk merancang strategi efektif yang mendorong transformasi digital di sektor UMKM.
Copyrights © 2024