Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis solvabilitas perusahaan-perusahaan di Kalimantan Timur, dengan fokus pada sektor pertambangan, perkebunan, dan energi. Melalui analisis rasio keuangan seperti Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt Ratio, serta faktor-faktor yang mempengaruhi solvabilitas, penelitian ini menemukan bahwa perusahaan di sektor pertambangan cenderung memiliki tingkat ketergantungan utang yang tinggi, yang meningkatkan risiko terhadap fluktuasi harga komoditas. Perusahaan dengan tingkat profitabilitas dan ukuran yang lebih besar menunjukkan solvabilitas yang lebih baik. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk perusahaan agar lebih berhati-hati dalam mengelola struktur utang dan mencari alternatif pembiayaan yang lebih berkelanjutan.
Copyrights © 2024